Selasa, 17 November 2015

DASAR PENGGUNAAN MYOB


MYOB
MYOB merupakan kependekan dari Mind Your Own Business. Program aplikasi komputer yang di gunakan sebagai aplikasi otomatis pembukuan yang mudah dan mampu menampilkan laporan keuangan secara lengkap, cepat dan akurat. Program ini di buat oleh MYOB Limited Australia. Myob Limited merekomendasikan MYOB Accounting dapat di terapkan pada 105 jenis perusahaan, sehingga dapat di komputerisasikan pada proses akuntansi bisnis dengan menggunakan Accounting Plus. MYOB Accounting mempunyai berbagai keunggulan di bandingkan dengan software sejenis, di antaranya:
·         Mudah di gunakan ( User Friendly )
·         Cocok untuk situasi dan kondisi bisnis di Indonesia
·         Pembuatan laporan keuangan secara otomatis, lengkap dan akurat
·         Kemampuan menampilkan data secara cepat dan mudah
Sistem sekuriti yang memadai Laporan keuangan dapat di aktifkan dengan Microsoft Excel tanpa melalui proses export-import

Ø  Fungsi Command Centre

1.           Accounts
·         Membuat dan mengedit daftar akun
·         Mencatat jurnal penyesuaian

2.           Banking
·         Mencatat transaksi kas masuk selain penerimaan piutang
·         Mencatat transaksi kas keluar selain pelunasan hutang
·          Menyusuun rekonsiliasi bank

3.           Sales
·         Mencatat transaksi penjualan
·         Mencatat retur penjualan
·          Mencatat pelunasan piutang

4.           Purchase
·         Mencatat transaksi pembelian
·         Mencatat transaksi retur pembelian
·         Mencatat pelunasan hutang

5.           Inventory
·         Mencatat daftar nama persediaan
·         Mencatat saldo awal persediaan

6.           Card File
·         Mencatat daftar nama pelanggan dan pemasok


Ø  Mencatat Transaksi
·         Pengeluaran Kas                      : Banking > Spend Money
·         Penerimaan Kas                       : Banking > Received Money
·         Penjualan dan Retur                 : Sales > Enter Sales
·         Penerimaan Piutang                 : Sales > Received Payment
·          Pembelian dan Retur               : Purchase > Enter Purchase
·         Pembayaran Hutang                 : Purchase> Pay Bills
·         Jurnal Umum                            : Account > Record Jurnal Entry
·          Persediaan Barang                   : Inventory > Adjust Inventory

Ø  Langkah-langkah Pembelajaran MYOB
1.      Menyiapkan data awal perusahaan (membuat file data bisnis)
2.      Membuat bagian atau daftar akun
3.      Membuat buku pembantu
4.      Mengentry saldo awal
5.      Mengentry transaksi
6.      Membuat laporan
7.      Membuat back up file

Ø  Menyesuaikan hubungan antar akun
a.       Menyesuaikan hubungan akun pada banking
Setup>linked account >account & bank account

b.      Menyesuaikan hubungan akun pada sales
Setup>linked account>sales

c.       Menyesuaikan hubungan akun pada purchase
Setup>linkend account>purchase

Ø  Menyesuaikan pajak

1.           Menghapus pajak
a.       Lists>tax codes
b.       IMP>import duty klik edit>delete tax code
c.        Hapus pajak-pajak yang ada selain NT, VAT dan GST
Ket:  NT= None Taxable
VAT= Value Added Tax
GST= Goods & Service Tax

2.           Mengedit GST/VAT  menjadi PPN
a.       Klik lists klik Tax codes
b.      Klik VAT-Value Added Tax
c.       Tax Code adalah VAT
d.      Description adalah Value Added Tax
e.       Tax Type sama Value Added Tax
f.       Rate sama 10 %

Ø  Mencatat neraca saldo
1.      Dari menu  utama setup
2.      Pilih balances
3.      Klik Account Opening Balances
4.      Lalu isikan saldo awal masing-masing akun
5.      Untuk saldo akun kontra harus diisikan dengan nilai minus
6.      Jika belum seimbang berarti ada yang salah anda isikan
7.      Jika sudah benar klik Ok

Ø  Membuat kartu CUSTOMERS & SUPPLIERS

·         Membuat Kartu Customers (Debitur)
1.           Klik Card File > Card List
2.           Klik tab Customers dan klik New untuk mencatat data baru
3.           Klik data Customers ke dalam format Profile
4.           Klik Tab Selling Details dan isi datanya
5.           Klik new untuk mencatat data customer berikutnya atau klik Ok untuk keluar dari Card Information

·         Membuat Kartu Suppliers (Kreditur)
1.           Klik Card File > Card List
2.           Klik tab Supplier dan klik New untuk mencatat data baru
3.           Ketik data Supplier ke dalam format Profile
4.           Klik tab Buying details dan isi datanya
5.           Klik New untuk mencatat data supplier selanjutnya atau Ok untuk keluar dari Card Information

Ø  Mengedit Kartu Customers/Suppliers
1.           Klik nama customers / suppliers
2.           Klik Edit, lalu ubah data customer / supplier
3.           Klik OK untuk kembali ke card list
4.           Klik Close untuk keluar dari card list

Ø  Memcatat saldo PIUTANG & HUTANG

·         Mencatat saldo Piutang (Customers)
1.           Klik Setup>Balance>Customer Balance
2.           Klik nama customers yang akan diisikan saldonya
3.           Klik Add Sale kemudian muncul pesan MYOB
4.           Klik Ok untuk masuk ke tampilan Historical Sale
5.           Tekan <tab> atau <enter> dan lengkapi data
6.           Klik Record

·         Mencatat saldo Hutang (Supplier)
1.           Klik Setup>Balances>Supplier Balances
2.           Klik nama supplier yang akan diisi dengan saldo awal.
3.           Klik Add Purchase kemudian muncul pesan MYOB
4.           Klik Ok untuk masuk ke tampilan Historial Purchase
5.           Klik <tab> atau <enter> dan lengkapi data
6.           Klik Record

Ø  Mencatat Persediaan BARANG

·         Mencatat Detail barang (item) yang dijual
1.           Siapkan data item (persediaana)
2.           Klik commad centre inventory, klik Item List Klik New
3.           Ketik nomor barang dan nama barang
4.           Mengisi  jenis pajak pada Buying Details
5.           Mengisi jenis pajak pada Selling Details
6.           Klik New untuk mencatat item atau barang dagangan yang lain

·         Mencatat saldo Persediaan Barang
1.           Klik Command Centre Inventory klik Adjust Inventory
2.           Catat data persediaan barang dagang meliputi item number, unit cost, nama akun terkait
3.           Klik Record

Ø  Mencatat PEMBELIAN

·         Mencatat pembelian Kredit
1.           Siapkan transaksi pembelian kredit
2.           Klik Command Centre Purchases klik Enter Purchases
3.           Klik Layout
4.           Pilih item, klik Ok
5.           Ketik data Pembelian
6.           Klik Record

·         Pencatatan Retur Pembelian
1.           Siapkan transaksi Retur pembelian
2.           Klik Command Centre Purchase Klik Enter Purchases
3.           Masukan data Retur pembelian dengan member tanda – (minus) pada quantitas yang dikembalikan
4.           Klik Record
5.           Klik Cancel untuk kembali ke menu utama
6.           Klik Purchase > Purchase Register
7.           Klik Returns And Debits
8.           Klik Apply to Purchase
9.           Ketik tanggal transaksi dan ID# kemudian klik mouse pada baris yang sejajar dengan jumlah yang terkait
10.       Klik Record untuk memproses

Ø  Pencatatan Pembelian Tunai
1.           Siapkan transaksi pembelian Tunai
2.           Klik command centre purchase, klik Enter Purchase
3.           Ketik data pembelian tunai
4.           Isi Paid Today dengan nilai sebesar total amount
5.           Klik Record

Ø  Mencatat PENJUALAN
·         Pencatatan Pejualan Tunai
1.           Siapkan trancaksi penjualan tunai
2.           Klik command centre Sales klik Enter Sales
3.           Klik Layout
4.           Klik Item, Klik Ok
5.           Ketik data penjualan tunai
6.           Isi Paid Today dengan nilai sebesar total amount
7.           Klik Record

·         Pencatatan Penjualan Kredit
1.           Siapkan transaksi penjualan kredit
2.           Klik command centre sales, klik Enter Sales
3.           Ketik data penjualan
4.           Klik Record

·         Pencatatan Retur Penjualan
1.           Siapkan transaksi retur penjualan
2.           Klik command centre Sales, klik Enter Sales
3.           Ketik data Retur Penjualan
4.           Klik Record untuk mencatat jurnalnya
5.           Klik cancel untuk kembali ke menu utama
6.           Klik Sales, klik Sales Register
7.           Klik Returns & Credits
8.           Klik Apply to sales
9.           Ketik tanggal transaksi dan klik mouse sejajar  dengan jumlah penjualan yang terkait
10.       Klik Record

Ø  Mencatat Penerimaan dan Pengeluaran Kas

·         Pencatatan  Penerimaan Pelunasan Piutang
1.           Siapkan transaksi penerimaan kas dari hasil penjualan
2.           Klik Command Centre Sales, klik Receive Payment
3.           Ketik data penerimaan kas
4.           Hilangkan discount penjualan yang ada
5.           Klik Record untuk mencatat jurnalnya
6.           Klik Command Centre Sales, klik Enter Sales
7.           Pada Layout pilih Miscellaneous
8.           Ketik data discount dengan menberikan tanda minus pada nominal rupiah
9.           Klik Record

·         Pencatatan Pelunasan Utang
1.           Siapkan tansaksi pengeluaran Kas
2.           Klik Command Centre Purchase klik Pay Bills
3.           Ketik data pelunasan utang, hilangkan diskon pembelian yang ada
4.           Klik record
5.           Klik command centre purchase klik Enter Puchase
6.           Pada layout pilih miscellaneous
7.           Ketik data diskon pembelian dengan tanda minus pada nominal
8.           Klik Record

·         Pencatatan Pengeluaran Kas
1.           Siapkan transaksi Pengeluaran kas
2.           Klik command centre Banking klik Spend Money
3.           Ketik data pengeluaran kas
4.           Klik Record

·         Untuk mencatat penerimaan kas
Klik Banking, klik Receive Money

Ø  Menyiapkan Laporan Keuangan

·         Memproses Rekonsiliasi bank
1.           Siapkan rekening Koran dari bank
2.           Klik Command Centre Banking klik Reconcile Account
3.           Pilih Account : Cash in Bank
4.           Ketik tanggal pembuatan rekening Koran
5.           Pada New Statement Balance, ketik saldo Cash In Bank menurut Rekening Koran
6.           Klik untuk memberikan tanda ceklis  di kolom paling kiri untuk jumlah yang sudah tertera di Catatan Rekening Koran
7.           Klik Bank Entry, catat penerimaan jasa giro dan pembayaran administrasi bank
8.           Klik record
9.           Saldo out of balance harus nol (0) bila tidak tentu ada kesalahan pencatatan kas masuk dan kas keluar
10.       Klik Cancel

Ø  Mencatat Kerusakan Barang
1.           Siapkan Pos penyesuaian kerusakan barang dagang
2.           Klik Command Centre Inventory, Adjust Inventory
3.           Ketik data Penyesuaian, untuk Quantity diisi dengan tanda minus (-)
4.           Klik Record

Ø  Mencatat Jurnal Penyesuaian
1.           Siapkan pos-pos penyesuaian
2.           Klik Command Centre Account, klik Record Jurnal Entry
3.           Ketik nama akun dan jumlah yang di debet serta nama akun dan jumlah yang di kredit
4.           Klik Record untuk memproses

Ø  Menampilkan Laporan Laba Rugi
Report>account>profit and loss (accrual)>customize> Display

Ø  Menampilkan Laporan Neraca
Report>Account>Standar Balance Sheet >Customize>Display

Ø  Menampilkan Laporan Arus Kas
Report>banking>statement of cas flow>customize> display

Ø  Menampilkan jurnal dan buku besar
·         Jurnal Umum: Account>General Account
·         Jurnal Pembelian : Purchase>Purchase and Payables Jurnal
·         Jurnal Penjualan : Sales>Sales and Receivables Journal
·         Jurnal penerimaan kas : Banking>Cash Receipts
·         Jurnal Pengeluaran Kas : Banking>Cash Disbursements
·         Buku Besar : Account> General Ledger Detail
·         Neraca Saldo : Account> Trial Balance

Ø  Membuat Back Up File
1.           Klik File
2.           Klik Backup
3.           Pilih : Backup All Data dan check company file for error
4.           Continue
5.           Pilih media penyimpanan pada kotak save in
6.           Ketik nama File
7.           Pilih Save
8.           Kemudian pilih : File>exit>No
Untuk mengembalikan data klik File > Restore



Senin, 16 November 2015

KONSEP DASAR AKUNTANSI BIAYA


   A.    Pengertian Biaya dan Akuntansi Biaya

Ø  Pengertian Biaya
·         Dalam arti sempit, biaya adalah sebagai pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva.
·         Dalam arti luas, biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yg dapat diukur dalam satuan uang baik yang sudah terjadi maupun akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Ø  Pengertian Akuntansi Biaya
Proses pengolahan bahan baku menjadi produk jadi disebut proses produksi, sedangkan biaya-biaya yg dikeluarkan untuk menjadi produk jadi disebut biaya produksi barang jadi. Biaya-biaya tersebut dikumpulkan untuk menentukan harga pokok produksi melalui proses akuntansi yg disebut akuntansi biaya. Dari sini, akuntansi biaya dapat diartikan sebagai proses pencatatan, pengelompokkan, pengikhtisaran dari bahan baku sampai menjadi barang jadi.

B.    Hubungan Akuntansi Biaya dengan Akuntansi Keungan dan Akuntansi Manajemen

1.      Akuntansi Keuangan
Adalah akuntansi yang bertujuan menghasilkan informasi keuangan untuk kepentingan pihak luar manajemen yakni investor, kreditur, pemegang saham, dan pihak luar lainnya.

2.      Akuntansi Manajemen
Adalah akuntansi yg bertujuan menghasilkan informasi keuangan untuk pihak manajemen.Akuntansi biaya mempunyai tujuan menghitung biaya produksi untuk menentukan harga pokok produksi  dan menyusun laporan biaya guna memenuhi keperluan manajemen. Karena akuntansi biaya hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan para pemakai dalam perusahaan, maka akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen.

   C.    Tujuan Akuntansi Biaya 

 Tujuan Akuntansi Biaya antara lain:
·         Perencanaan serta pengendalian biaya
·         Untuk Menentukan harga pokok dari suatu produk ataupun jasa yang diproduksi oleh perusahaan dengan tepat serta teliti serta meringkas semua biaya produksi atau penyerahan jasa.
·         Pengambilan Keputusan Manajemen, keputusan khusus ini menyangkut masa mendatang

      D.    Pengklasifikasian Biaya

Pengklasifikasian atau penggolongan biaya merupakan suatu proses mengelompokkan dengan sistematis atas seluruh elemen yang ada menjadi kelompok kelompok tertentu agar lebih ringkas supaya bisa menyajikan informasi yang lebih.
Biaya merupakan suatu pengorbanan dari sumber ekonomi yang bisa diukur dalam satuan uang yang sudah terjadi atau mungkin akan terjadi untuk suatu tujuan tertentu. Unsur unsur pokok dari biaya adalah:
  •             Biaya adalah pengorbanan suatu sumber ekonomi
  •       Diukur dengan satuan uang
  •       Sudah terjadi atau berpotensi terjadi
  •       Untuk suatu tujuan tertentu
Dalam akuntansi biaya, biaya dikelompokkan kedalam berbagai macam cara, pada umumnya biaya ditentukan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dengan pengelompokan tersebut. Didalam akuntansi biaya biasa dikenal dengan istilah different costs for different purposes. Ada 5 cara dalam penggolongan biaya:

    1.      Berdasarkan obyek pengeluaran.
Nama objek pengeluaran adalah dasar penggolongan biaya. contohnya bahan bakar, maka seluruh pengeluaran yang terkait dengan bahan bakar disebut dengan biaya bahan bakar

   2.      Berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan.
Pada perusahaan manufakture, terdapat 4 fungsi pokok, diantaranya: fungsi produksi, fungsi pemasaran, fungsi administrasi, dan fungsi keuangan
   
   A.    Fungsi Produksi
Fungsi Produksi merupakan fungsi yang selalu berhubungan dengan aktivitas pengolahan raw material (bahan baku) menjadi produk yang siap jual. berdasar pada fungsi produksi, biaya produksi bisa dikelompokkan kedalam beberapa kelompok:

·         Biaya Bahan Baku, bahan yang diproses (diolah) menjadi bagian produk selesai, pemakaian-nya bisa diidentifikasi atau merupakan bagian integrall pada product tertentu. Biaya bahan baku ialah harga perolehan tas bahan baku yang terpakai dalam pengolahan product.
·         Biaya Tenaga Kerja Langsung, merupakan imbalan (balas jasa) yang diberikan kepada tenaga kerja (karyawan) pabrik yang manfaatnya terasa secara langsung pada produk yang dihasilkan perusahaan.
·         Biaya Overhead Pabrik, merupakan biaya produksi yang selain dari biaya tenaga kerja langsung (BTKL) dan biaya bahan baku (BB). memiliki elemen-elemen yang bisa digolongkan kedalam:
-          Biaya bahan baku penolong
-          Biaya tenaga kerja tak langsung
-          Biaya depresiasi depresiasi dan amortisasi aset tetap pabrik
-          Biaya reparasi dan maintenance aset tetap pabrik
-          Biaya listrik,air pabrik
-          Biaya isurance pabrik
-          Biaya overhead lain-lain

   B.     Fungsi pemasaran
Fungsi pemasaran merupakan fungsi yang terkait dengan aktivitas penjualan produk jadi siap jual dan bisa mendapatkan laba yang sesuai dengan keinginan. dengan dasar fungsi pemasaran, biaya bisa digolongkan kedalam biaya pemasaran. biaya pemasaran merupakan biaya untuk menjalankan aktivitas pemasaran, misalnya :
Biaya iklan
Biaya angkut penjualan
Biaya promosi
Biaya gaji bagian pemasaran
   
C.     Fungsi Administrasi dan umum
Fungsi ini merupakan fungsi yang terkait dengan aktivitas dalam penentuan suatu kebijakan, pengarahan, serta pengawasan aktivitas perusahaan secara menyeluruh suapa bisa berjalan dengan efektif dan efisien. berdasar pada fungsi administrasi dan umum, biaya bisa digolongkan kedalam biaya administrasi dan umum, yaitu biaya yang dikorbankan dalam mengkoordinir aktivitas produksi dan pemasaran. misalnya, biaya gaji divisi keuangan, akuntansi, biaya pemeriksaan akuntan, biaya personalia dan lain lain

   D.     Fungsi keuangan
Fungsi keuangan merupakan yang berkaitan dengan aktivitas keuangan, penyediaan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan. biaya ini dinamanakan biaya keuangan. contohnya biaya bunga.

3.      Berdasarkan hubungan biaya dengan yang dibiayai

Pusat biaya bisa dihubungkan dengan produk yang diproduksi (dihasilkan), departemen yang terdapat pada pabrik, wilayah pemasaran ataupun bagian-bagian didalam perusahaan. pengelompokan biaya berdasarkan objek atau pusat biaya bisa dibagi menjadi :
·         Direct Cost (Biaya Langsung), merupakan biaya yang manfaatnya bisa diidentifikasi dalam objek tertentu
·         Indirect Cost (Biaya tak Langusng), merupakan biaya yang manfaatnya tidak bisa diidentifikasi dalam objek tertentu, atau dengan kata lain, biaya dimana manfaatnya dinikmati oleh beberapa objek atau pusat biaya

Dalam kaitannya dengan product, biaya bisa dibagi 2, yaitu:
·         Biaya Langsung Kepada Product, biaya raw material (bahan baku) dan biaya tenaga kerja langung adalah biaya langsung terhadap product karena bisa diidentifikasi secara langsung pada product
·         Biaya Tidak Langsung kepada Product, Biaya overhead pabrik adalah biaya tidak langsung kedalam produk karena tidak bisa diidentifikasi secara langsung pada produk

Dilihat kaitannya deng departemen-departemen yang terdapat dalam pabrik, biaya bisa digolongkan menjadi biaya langsung departemen dan juga biaya tidak langsung departemen. tujuan dari sebuah departmentalisasi ialah guna ketelitian pembebanan harga pokok serta untuk pengendalian atas biaya. department dalam pabrik bisa digolongkan menjadi 2 kelompok:
·         Departemen produksi, departement produksi adalah bagian yang ada dalam pabrik diaman dilaksanakan pengolahan bahan baku (raw material) menjadi  produk jadi.
·         Departmen jasa, merupakan bagian yang ada dalam pabrik yang menghasilkan jasa yang nantinya akan dimanfaatkan oleh departemen yang lain. baik departemen produksi ataupun departemen jasa yang lainnya.

   4.       Berdasarkan perilaku biaya yang berkaitan dengan perubahan volume aktivitas

Pengelompokan biaya sesuai dengan perubahannya pada kegiatan utama yang bertujuan untuk perencanaan serta pengendalian biaya, dan juga pengambilan suatu keputusan. tendensi perubahan suatu biaya terhadap aktivitas bisa digolongkan menjadi:

   A.    Biaya tetap
·         Biaya yang jumlahnya tetap tidak dipengaruhi perubahan atas volume kegiatan hingga suatu tingkatan tertentu.
·         Biaya satuan akan mengalami perubahan yang berbanding terbalik dengan perubahan atas volume aktivitas.

   B.     Biaya variabel
·         Biaya dimana jumlahnya akan mengalami perubahan secara proporsional dengan perubahan volume aktivitas.
·         Biaya satuan takterpengaruh oleh perubahan volume aktivitas/kegiatan.

   C.     Biaya semi-variabel
·         Biaya dimana jumlahnya berubah sesuai dengan perubahan volume aktivitas/kegiatan, namun perubahannya tak sebanding.
·         Biaya satuan berubah terbalik dihubungkan dengan perubahan volume aktivitas/kegiatan namun sifatnya tak sebanding.
   
   5.      Berdasarkan jangka waktu manfaat

Biaya bisa dibagi menjadi dua jika berdasarkan pada jangka waktu manfaatnya:
·         Capital Expenditures (pengeluaran modal), merupakan pengeluaran suatu biaya yang memiliki manfaat lebih dari satu tahun buku (periode akuntansi). Ketika pengeluaran ini terjadi, dikapitalsi kedalam harga perolehan aset dan pembebanannya pada periode akuntansi diaman aset tersebut dimanfaatkan
·         Revenue Expenditures (Pengeluaran Pendapatan), pengeluaran ini memberikan manfaatnya pada waktu periode akuntansi dimana pengeluaran itu terjadi. Umumnya, pengeluaran ini langsung dibebankan pada periode tersebut.

REFERENSI :